Gangguan ini dialami oleh pengguna di BlackBerry di Kanada, kemudian menyebar di Inggris dan Timur Tengah. Kesal akan hal ini, mereka yang dikecewakan pun menyuarakan keluhannya di situs mikroblogging Twitter.
Tak ingin hambatan berkelanjutan, RIM langsung mengirimkan timnya untuk menangani masalah yang terjadi dan minta maaf atas apa yang dialami konsumennya. "Beberapa user di Kanada melaporkan masalah mengenai BBM. Tim support kami sedang menginvestigasinya. Kami meminta maaf atas ketidaknyamanan ini," demikian yang ditulis RIM dalam akun Twitter mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ngadatnya layanan yang dialami RIM ini bukanlah yang pertama kalinya. Sebelumnya di tahun 2007 ia juga mengalami masalah serupa, begitu juga di tahun 2009. Tidak bekerjanya layanan e-mail dan BBM tentu saja menjadi permasalahan serius karena banyak pengguna yang memakai layanan tersebut.
Dikutip detikINET dari Cnet, Senin (19/9/2009), permasalahan yang dialami RIM terjadi hanya sehari setelah perusahaan tersebut melaporkan pendapatannya yang tidak sesuai harapan. Sahamnya sendiri kini diketahui anjlok hampir 20%.
(sdj/fyk)