HP membeli WebOS bersama perusahaan pembuatnya, Palm, tahun lalu dengan nilai USD 1,2 miliar. Namun penjualan smartphone dan tablet WebOS tak kunjung menggembirakan sehingga akhirnya HP memutuskan tidak lagi melanjutkannya.
"Penjualan TouchPad tidak sesuai dengan harapan kami," demikian pengakuan dari Leo Apotheker, CEO HP yang detikINET kutip dari PCWorld, Jumat (19/8/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sama seperti Apple, HP sejatinya berniat menggabungkan hardware, software dan layanan dalam satu kesatuan untuk menjaring konsumen. Namun mereka kurang sabar dan telah menganggap TouchPad gagal.
"Dengan OS mereka, membangun pasar butuh waktu. Jelas bahwa penawaran semacam ini membutuhkan kesabaran," ucap Ezra Gottheil, analis senior di Technology Business Research, yang mengaku kaget dengan keputusan HP.
HP menyatakan masih akan memikirkan apa saja yang akan dilakukan pada WebOS. Termasuk kemungkinan melisensi software tersebut untuk digunakan pabrikan lain.
(fyk/ash)