Ia menawarkan resolusi tinggi 14 megapixel dengan lensa 7x optical zoom PI410. Di sini pengguna dimungkinkan mengambil gambar dari jarak hingga 15 meter.
Lensa yang disematkan berjenis wide angle dengan rentang 28 mm. Lensa ini cocok untuk mengambil gambar berjenis landscape karena ia bisa merekam objek yang lebih luas dalam satu frame.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nah, yang menarik lagi dari kamera berbodi hitam metalik ini adalah mode pemotretan yang cukup mengasyikkan, apalagi bagi penggemar olah foto. Efek yang ditawarkan PI41 salah satunya adalah lomo style, di mana pengguna bisa membuat fotonya memiliki efek yang sama seperti yang dihasilkan oleh kamera lomo yang berciri khas retro.
Kemudian ada efek fish eye yang membuat objek terlihat cembung, color accent yang membuat sebagian objek berwarna hitam putih, dan yang terakhir adalah efek toy mode.
Untuk urusan warna dan kejernihan gambar, PI410 menggarapnya dengan sungguh-sungguh karena ia memakai teknologi HDR II High-Contrast Scenario Image di mana secara otomatis kamera bisa meningkatkan kontras gambar.
Pengalaman mengambil gambar dengan PI410pun akan lebih nyaman dengan adanya grip yang dipasang di bodi kamera. Genggaman grip ini meredam getaran tangan yang biasanya terjadi saat memotret. Ditambah dengan teknologi anti-shake, gambar yang dihasilkan dijamin tidak nge-blur
Selain merilis model utama dari seri P ini, BenQ dalam acara 'Hands-In Fun' yang digelar di Novotel Hotel Jakarta ini juga merilis sejumlah seri lainnya.
Ke-9 seri yang dikenalkan vendor Taiwan ini ialah seri C1420, C1430, C1450, EI460, EI430, EI1250, EI260, S1430, S1410 yang semuanya memiliki resolusi 14MP. Harga untuk semua varian kamera di atas berkisar antara Rp 600 ribu-Rp 1,5 juta.
"BenQ sangat serius menggarap pasar Indonesia. Ke-10 seri tersebut adalah bukti keseriusan kami dan kami berharap, BenQ bisa merangkak ke nomor 5 pemain kamera di Indonesia," ujar Gavin Wu selaku Business Line Manager BenQ.
(sdj/ash)