Dalam laporan bertajuk Journal of Vision study, perangkat berlayar 3D dapat memicu pandangan yang tidak nyaman, bikin mata cepat lelah, hingga menimbulkan sakit kepala.
Pasalnya, pengguna dituntut untuk fokus terhadap konten di layar 3D tersebut secara simultan dan mesti menyesuaikan antara jarak dan display.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para peneliti yang terlibat dalam laporan ini memang masih melakukan riset dalam skala kecil, yakni dengan responden berjumlah 24 orang dewasa. Sementara gadget yang digunakan mulai dari smartphone hingga display desktop.
"Ketidaknyamanan yang terkait dengan tampilan 3D adalah masalah utama yang dapat membatasi penggunaan teknologi," kata Bank.
"Kami berharap bahwa temuan kami akan menginspirasi penelitian lebih lanjut terkait masalah ini," imbuhnya, dikutip detikINET dari Cellular News, Senin (25/7/2011).
Gadget berlayar 3D saat ini memang menjadi salah satu andalan para vendor elektronik. Sejumlah inovasi yang siap mereka hantarkan kepada pengguna mulai dari ponsel 3D hingga 'membuang' ketergantungan pengguna terhadap kacamata untuk menikmati konten yang disebut-sebut lebih 'hidup' ini.
(ash/rou)