Hal ini pun terjadi di Indonesia. Menurut riset besutan Google yang disebar kepada 30 ribu responden dan menyasar sebanyak 30 negara, terungkap bahwa sekitar 30% dari pengguna ponsel pintar di Indonesia mengaku lebih menikmati ber-smartphone ria dibandingkan menghabiskan waktunya di depan TV.
Ryan Hayward, Google Marketing Manager mengatakan, mereka yang kerap tenggelam di dunia smartphone biasanya sudah mendapati suatu kesenangan tersendiri dari perangkat genggamnya itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
India didapuk pada posisi pertama dengan hasil 56%. Pengguna ponsel di negara Bollywood itu ternyata cukup banyak yang lebih memilih tenggelam dengan smartphone-nya.
Temuan lain dari riset Google ini adalah terkait dari adopsi ponsel pintar di Indonesia yang dikatakan baru mencapai kurang dari 20%. Raihan ini jauh lebih kecil dibandingkan dengan negara tetangga kita, Singapura, yang sudah menembus angka 60%.
Sementara negara ASEAN lainnya seperti Malaysia mendapat angka kurang dari 10%, sedangkan Thailand di kisaran 30% untuk urusan adopsi smartphone ini.
Riset ini juga mengungkap soal peluang penggunaan aplikasi di masa mendatang. Dimana untuk Indonesia, 59% responden mengaku bahwa mereka memiliki keinginan untuk memanfaatkan beragam aplikasi ke depannya.
Sementara negara lain mendapat presentase 80% untuk India, Malaysia 60%, Thailand 62%, Amerika Serikat 39%, serta jerman 27% untuk topik riset serupa.
(ash/eno)