Laporan itu disampaikan oleh media DigiTimes di Taiwan. ARM memang sudah berniat menjadi pemain besar di arena PC, khususnya di PC mini dan laptop yang sekarang ini masih didominasi oleh Intel dan AMD.
Masih menurut DigiTimes, laptop Android dengan chip ARM akan terjangkau harganya agar bisa kompetitif. Dilansir eWeek dan dikutip detikINET, Minggu (26/6/2011), beberapa pabrikan berencana membanderolnya di kisaran harga USD 300.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tudor Brown selaku presiden ARM menyatakan bahwa pada akhir tahun ini, dia berharap perusahaannya bisa menguasai 15% pasar mobile PC. Dan di tahun 2015, ia menargetkan market share melonjak menjadi 50%.
Upaya ARM menembus pasar PC juga didukung oleh Microsoft. Seorang pejabat Microsoft menyatakan bahwa Windows 8 akan mensupport arsitektur SoC (system on a chip) seperti kepunyaan ARM. Ini tentunya merupakan angin segar karena Microsoft adalah pemain dominan di segmen PC.
(fyk/fyk)