Sabtu, 26 Mar 2011 13:08 WIB

Laporan dari Singapura

Cloud Computing Raih Momentum, Pebisnis Perlu Bersiap

- detikInet
Singapura - Solusi komputasi awan alias cloud computing dinilai telah mendapatkan momentum di kawasan Asia Pasifik. Kalangan pebisnis pun diharapkan mulai bersiap untuk menerapkan evolusi baru internet ini karena penerapannya dipercaya dapat mentransformasi kapabilitas bisnis secara signifikan.

"Penelitian terkini dari HP mengungkap bahwa 80% eksekutif bisnis senior dan pemerintah percaya mereka perlu mengadaptasi enterprise mereka untuk memenuhi harapan konsumen dan penduduk. Lebih lanjut, 73% dari responden yakin teknologi adalah kunci bagi pebisnis dan pemerintah untuk berinovasi," ucap Bradden Wondra, Chief Technology Officer Enterprise Services Hewlett Packard (HP) Asia Pacific & Japan dalam temu media terbatas di Singapura, Jumat (25/3) sore.

Nah, salah satu model teknologi yang mulai dipertimbangkan para pebisnis dan pemerintah adalah cloud computing. HP meyakini di tahun 2015, pebisnis senior, pemerintah dan eksekutif teknologi di Asia Pasifik memercayai kalau setidaknya 19% penerapan TI mereka akan melalui komputasi awan publik. Kemudian 26% via komputasi awan pribadi dan sisanya akan dioperasikan melalui in house atau outsourced.

HP juga menyertakan data dari biro riset IDC yang melaporkan bahwa sebagian eksekutif senior IT di Asia Pasifik telah menggunakan atau sedang mempertimbangkan teknologi cloud computing. Layanan cloud pun dikatakan akan segera menjadi layanan mainstream di kalangan enterprise.

Kalangan enterprise rupanya tertarik dengan fleksibilitas dan kemudahan yang disediakan melalui layanan cloud computing. Tidak mengherankan jika kemudian HP coba menawarkan berbagai solusi cloud computing untuk memenuhi permintaan layanan ini di area Asia Pasifik.

Bradden mengklaim, salah satu kelebihan layanan cloud computing HP adalah berbasis model hybrid. Hybrid clouds menggunakan kombinasi sumber daya internal yang tetap dikontrol pihak organisasi dengan sumber daya eksternal yang disediakan provider layanan cloud. Model hybrid ini memungkinkan organisasi memakai data center mereka yang sudah eksis.

Menanggapi tren cloud computing yang makin berkembang di Asia Pasifik, Hewlett Packard pun melakukan investasi yang cukup besar. Mereka pun membangun data center di beberapa wilayah.

"Dunia sudah berubah dan pemanfaatan cloud computing tidak terelakkan. Jadi, cloud computing akan menjadi core strategy HP. Kami menawarkan berbagai produk dan layanan cloud computing. Dan investasi yang kami keluarkan untuk ini mencapai miliaran dollar," klaim Bradden.

Pembangunan data center baru pun digalakkan oleh HP di kawasan Asia Pasifik. Misalnya di Australia, Selandia Baru, India dan China. Ini sejalan dengan makin banyaknya perusahaan memanfaatkan jasa layanan cloud computing dari HP.


(fyk/rns)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed