Keadaan pun nampak makin 'panas' dengan pengumuman dari Microsoft. Sistem operasi Windows berikutnya dijanjikan Microsoft akan mendukung prosesor ARM.
Meski demikian raksasa mikroprosesor itu nampak tidak terganggu. Seperti dikutip detikINET dari Reuters, Jumat (14/1/2011), keuntungan Intel melonjak 48 persen tahun-ke-tahun pada 2010.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seperti telah kami lakukan selama beberapa dekade ini, kami akan menerapkan teknologi silikon transistor paling canggih pada segmen ini untuk menghadirkan produk yang paling rendah-daya, performa tinggi dan biaya rendah di planet bumi," tutur Ottelini.
Paling tidak, Intel sudah menyiapkan jajaran Atom yang diharapkan bisa bersaing dengan prosesor berbasis ARM seperti yang dikeluarkan Samsung, Qualcomm atau Nvidia.
"Ketika chip (yang kami buat) digabungkan dengan dukungan kami pada sistem operasi utama dunia, kemampuan yang telah terbukti dalam menciptakan ekosistem support yang luas, dan kemampuan software kami yang tumbuh, saya yakin kami akan menjadi sukses dalam segmen-segmen baru ini," Ottelini menandaskan.
(wsh/wsh)