Dikatakan Victor Wiguna, CEO perusahaan pengembang aplikasi BlackBerry Veelabs, aplikasi BlackBerry masih sesuatu hal yang baru di Indonesia. "Belum tersosialisasi dengan baik bagi seluruh pemakai BlackBerry di Indonesia," kata Victor melalui email kepada detikINET, Selasa (09/11/2010).Β Β
Oleh karenanya, menurut Victor, jika mau melihat bagaimana dari sisi bisnisnya apakah sudah menguntungkan atau tidak, dia mengatakan pelaku di industri ini masih menunggu waktu.Β
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aplikasi itu juga harus dapat diakses dengan cepat, hemat memori, hemat baterai dan tidak membuat handset menjadi lambat atau hang," ujarnya.
Dia juga menambahkan, di Indonesia banyak pengembang aplikasi yang kompeten dan yang mampu bersaing secara global. Maka wajar jika lantas Victor berharap pemerintah ikut berperan memajukan industri semacam ini.
"Contohnya kalau di China, pemerintahnya selalu menyarankan kepada perusahaan-perusahaan untuk menggunakan aplikasi lokal," tutupnya. (rns/wsh)