Β
BSe adalah program dimana pemerintah memiliki hak cipta dari beberapa buku-buku sekolah yang kemudian dapat diunduh secara gratis di internet, agar dapat digunakan pihak sekolah maupun peserta didik. Namun sejauh ini, ada beberapa kendala di lapangan yang menyulitkan sekolah maupun siswa untuk mencetaknya.
Nah, dengan penandatanganan MoU ini HP akan menyediakan perangkat yang diperlukan untuk membantu program tersebut. Solusi yang ditawarkan HP adalah paket komputer beserta printer yang digunakan untuk kegiatan mengunduh BSe.
Bertempat di Gedung Pendidikan Nasional (Diknas), Jumat (24/9/2010), Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh mengungkapkan harapannya agar melalui MoU ini, beberapa kendala dalam realisasi program BSe dapat teratasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai bagian dari MoU, HP menghadirkan inovasi solusi cetak cepat atau 'printed on demand' untuk mencetak BSe sesuai kebutuhan. "Dari 250 ribu sekolah di Indonesia, 18 ribu sudah siap online," papar Mulia Dewi selaku Managing Director Imaging and Printing Group HP Indonesia. Dia menambahkan, setiap sekolah akan mendapat satu set komputer cetak cepat BSe.
Sementara itu Presiden Direktur HP Indonesia Long Khai Peng, menyampaikan rasa terimakasih atas kepercayaan Kemdiknas pada HP dalam membantu memajukan pendidikan nasional melalui pemanfaatan teknologi informasi.
"Komitmen kami mendukung pendidikan nasional dengan teknologi terbaik kami. Print on demand merupakan salah satu contohnya," ujarnya. (fw/rns)