Tidak percaya? Buktinya, data yang dirilis ComScore menemukan bahwa sebanyak 14 persen atau 33,5 juta pengguna ponsel di Amerika Serikat mengakses situs peta pada ponsel mereka untuk membantu mereka menemukan arah. Hasil ini naik sebanyak 44 persen dari periode yang sama pada tahun 2009.
Jumlah pengguna yang membuka peta satu sampai tiga kali dalam sebulan, naik 47 persen menjadi 17,1 juta orang. Sedangkan yang mengakses peta seminggu sekali naik 60 persen menjadi 11,6 juta orang. Dan jumlah pengguna yang memeriksa peta pada ponsel di setiap harinya tumbuh sembilan persen menjadi 4,8 juta jiwa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jenis yang paling biasa dibuka adalah peta dengan fitur petunjuk arah. Peta itu diakses sebanyak 60,3 persen pengguna. Sementara peta tanpa fitur itu diakses sebanyak 46,8 persen pengguna.
"Orang-orang banyak beralih ke ponsel mereka untuk menentukan arah saat di perjalanan. Dengan perjalanan liburan, kami berharap banyak pengguna ponsel mengakses peta dan pencarian lokal berbasis lokasi untuk membantu mereka menelusuri informasi arah," kata Mark Donovan selaku wakil presiden senior ComScore.
Dikutip detikINET dari Cnet, Rabu (30/6/2010), sebagian besar pertumbuhan di peta mobile dan navigasi didorong oleh banyaknya pengguna ponsel pintar. ComScore mendefinisikan gadget dengan sistem operasi iOS Apple, Microsoft Windows Mobile, Google Android, RIM BlackBerry, WebOS Palm dan Symbian turut membantu meningkatnya persentase tersebut.
Sayangnya, sebanyak 87 persen pengguna navigasi mobile mengakses peta dan arah saat mengemudi kendaraan, padahal itu sangat berbahaya. "Jelas menunjukkan bahwa meningkatnya kecanggihan ponsel pintar merupakan tantangan untuk membuat sistem GPS khusus yang aman," tutupnya.
(wsh/wsh)