Dijelaskan Rully Sujarko, Customer Service Manager LGEI, sebelumnya pusat perbaikan produk ponsel LG itu digabung dengan berbagai produk lainnya. Mulai dari kulkas, mesin cuci dan lainnya.
"Namun kini, kita ingin memisahkan karena ingin lebih fokus dan agar dapat membangun image di mata pelanggan," ujarnya dalam jumpa pers pembukaan LG Mobile Service Center di Roxy Mas, Jakarta, Selasa (25/5/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Namun tak sebesar yang di Jakarta. Paling investasinya hanya US$ 20.000 per unit," tukasnya.
Di luar lima kota tersebut, LG sendiri sampai akhir 2010 juga menargetkan akan menambah 10 service center lainnya. "Namun yang kecil-kecil. Jadi kalau ditotal, investasi untuk service center di 2010 mencapai US$ 150 ribu," papar Rully.
Di tempat yang sama, LG juga memperkenalkan program layanan LG SIAP yang merupakan akronim dari LG Service Antar Ponsel. Sesuai namanya, program ini akan memberikan layanan antar secara gratis bagi setiap pengguna ponsel LG dalam masa garansi yang membutuhkan masa lebih dari satu hari untuk perbaikan ponselnya. (ash/rns)