Target tersebut langsung dicetuskan oleh Presiden dan co-CEO Research In Motion, Mike Lazaridis ketika membuka World Enterprise Symposium (WES) 2010 di hotel Marriot World Center, Orlando, Florida, Amerika Serikat.
"Memiliki 41 juta pengguna BlackBerry secara global untuk saat ini merupakan start yang baik. Namun kami berharap hasil dua kali lipat dari itu atau hingga 100 juta pengguna," umbarnya, tanpa menyebut batas waktu target tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terlebih, RIM selama ini dikenal sebagai perusahaan yang enggan mengumbar informasi mengenai target dan rencana strategis perusahaannya. Jadi jika suatu hal telah diumbar ke banyak pihak dan oleh bos besarnya pula, tentu ini bukan hal sembarangan. "Telah banyak orang yang jatuh cinta dengan BlackBerry," tukas Mike.
RIM, lanjutnya, juga berjanji akan terus meningkatkan kemampuan jajaran handset mereka dan coba mengakomodir mengenai apa yang diinginkan pelanggan.Β
"Seperti ketika mereka ingin BlackBerry yang berwarna, kita coba memberikan itu (pilihan warna-red) dalam Pearl 3G yang baru saja dipamerkan kemarin yang memiliki varian warna menarik. Intinya, kami ingin menciptakan software dan hardware yang terbaik," lanjutnya.
Target RIM bisa saja dibilang terlalu tinggi, namun jika melihat sayap distribusi mereka yang sejak hadir pada 1999 kini telah disokong oleh 550 carrier secara global dan telah menyambangi 175 negara, sepertinya misi tersebut bukan sebatas sesumbar belaka.
Jadi, para pesaing BlackBerry, bersiaplah!
Kehadiran reporter detikINET, Ardhi Suryadhi, di BlackBerry World Enterprise Symposium, Orlando, AS adalah atas dukungan dari Research In Motion Inc. (ash/fw)