Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Perangi Musik Bajakan, Nokia Gaet 12 Label

Perangi Musik Bajakan, Nokia Gaet 12 Label


- detikInet

Jakarta - Nokia telah menggandeng 12 label musik lokal dan internasional untuk memperkuat layanan mengunduh musik gratisnya, 'Comes With Music'. Layanan ini pun digadang-gadang dapat menjadi senjata baru untuk memerangi musik bajakan.

Seiring perkembangan musik digital, penjualan album musik yang berbentuk keping cakram (CD) memang bak lesu darah. Konsumen sudah kadung dipermudah dengan musik digital yang lebih efisien.

Namun imbasnya, musik digital juga menjadi produk bajakan yang paling mudah didapat. Tinggal membeli MP3 bajakan atau mendownloadnya di internet, lagu-lagu ini dapat dengan mudah dikopi ke berbagai user. Nah, inilah yang sejak beberapa waktu belakangan menjadi kekhawatiran para penggiat musik Tanah Air.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bob McDougall, Country Manager Nokia Indonesia mengatakan, Indonesia menjadi negara ke-28 yang mengadopsi 'Comes With Music'. Layanan ini dianggap menjadi metode bisnis yang tepat bagi mereka yang berkiprah di industri musik untuk memerangi pembajakan.

"Ada lebih dari 3 juta lagu yang kami sediakan, dan Anda bebas mengunduhnya. Dari 3 juta lagu itu jika dimasukkan ke dalam album ada sekitar 300 ribu album, dan jika 1 album seharga Rp 50 ribu, maka ini bernilai sekitar Rp 15 miliar," papar Bob, dalam jumpa pers yang berlangsung di Hotel Four Season, Jakarta, Kamis (25/3/2010).

Hanya saja, jika user ingin mencicipi layanan mengunduh musik gratis ini, ponsel yang digunakan juga harus berlabel 'Comes With Music' seperti Nokia X6 yang baru saja dirilis. Nantinya dalam ponsel tersebut akan diberikan nomor PIN untuk mengakses layanan ini yang akan habis setelah 12 bulan dan tidak bisa diperpanjang.

Ada 12 label rekaman yang menyokong layanan ini, yaitu Aquarius Musikindo, E-motion Entertainment, EMI Music, Indo Semar Sakti, Musica Studios, Pelangi Records, Sani Sentosa Abadi, Sony Music Entertainment, Trinity Optima Production, Universal Music Group, Virgo Ramayana Records dan Warner Music.

"Ini adalah signing agreement terbesar untuk industri musik di Indonesia," umbar Bob. "Dengan layanan ini, mimpi saya adalah musik-musik The Changcuters juga bisa didengarkan sampai ke Inggris," tandasnya.
(ash/faw)







Hide Ads