Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Apple Ungkap Alasan Depak Aplikasi Porno

Apple Ungkap Alasan Depak Aplikasi Porno


- detikInet

Jakarta - Apple telah mendepak 5.000 aplikasi, termasuk yang berbau porno, dari toko online-nya. Mengapa Apple terkesan begitu anti dengan aplikasi-aplikasi itu?

Menurut Philip W. Schiller, kepala marketing produk Apple, sikap Apple itu adalah jawaban dari komplain yang dilayangkan para pengguna App Store.

Schiller menuturkan bahwa sejumlah developer mengembangkan aplikasi yang mengandung konten kurang layak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hingga akhirnya kami terbentur pada komplain dari para wanita yang menemukan konten yang kurang 'menyenangkan' serta para orang tua yang resah dengan apa yang mungkin bisa dilihat anak-anaknya," tambah Schiller .

Salah satu aplikasi yang 'disapu' Apple adalah game bernama SlideHer, yakni puzzle yang menantang penggunanya untuk menyusun gambar aktris berpakaian minim.

Kalangan analisis menilai bahwa Apple mencoba memastikan bahwa toko online mereka tidak akan menakuti para pelanggan potensialnya gara-gara produk yang terlalu bebas.

Seperti kita ketahui, iPod Touch besutan Apple akrab dengan remaja dan anak-anak.
Perusahaan Steve Jobs ini juga berharap produk terbarunya, iPad juga akan mendapat sambutan hangat dari keluarga-keluarga serta institusi pendidikan.

iPad akan menjalankan aplikasi yang juga bekerja di iPhone maupun iPod Touch. Tentunya sulit bagi Apple untuk menembus kalangan ini jika katalog mereka dibanjiri dengan aplikasi-aplikasi yang 'menyeramkan.'

Keputusan Apple untuk memperketat seleksi terhadap aplikasi yang lalu lalang di toko online-nya menuai protes dari kalangan developer, khususnya mereka yang tidak rela jika aplikasinya yang laris harus terdepak dari App Store.

Namun, ada juga pengembang yang justru bersyukur dengan kebijakan Apple ini, yakni mereka yang tidak mengembangkan aplikasi berbau seks.

"Sepertinya ada terlalu banyak aplikasi sederhana yang ecek-cek yang tidak menyuguhkan apa-apa, tetapi hanya memamerkan foto-foto gadis-gadis berbikini dengan pose menggoda. Itu mengacau App Store," tandas Wally Chang, founder Donoma Games, seperti dikutip detikINET dari Nytimes, Selasa (23/2/2010). (faw/wsh)







Hide Ads