Dituturkan Bert Nordberg, CEO Sony Ericsson, awalnya Google ingin menggandeng mereka sebagai partner untuk mengembangkan ponsel Google, Nexus One.
Namun, Sony Ericsson menampik keinginan Goole tersebut dengan dalih tidak ingin mendapat predikat sebagai subkontraktor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meskipun penjualan Nexus One kurang bergairah, HTC tetap meraih keuntungan dari kerja sama itu. Setidaknya, mereka mendapat banyak publikasi atas kerja sama tersebut.
Entah apakah Sony Ericsson menyesal telah menolak tawaran Google. Yang jelas, saat ini kondisi keuangan Sony Ericsson kurang menggembirakan. Dikabarkan, tahun lalu vendor ponsel ini mengalami kerugian lebih dari US$1 miliar dan pangsa pasarnya juga semakin tergerus oleh para pesaingnya. (faw/fyk)