Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Obral Ponsel Murah di Bandung Adem-Ayem

Obral Ponsel Murah di Bandung Adem-Ayem


- detikInet

Bandung - Setelah menggelar acara promo di Jakarta dan Surabaya, kini giliran Bandung disambangi oleh HT Mobile. Namun penjualan di Bandung tampak kurang gairah ketimbang kedua kota sebelumnya.

Di Bandung, dalam rangka promosi seri G19, HT Mobile menggelar obral ponsel ini di GOR Bandung, Jalan Jakarta. Pantauan detikINET, Rabu (10/2/2010), gelanggang olahraga (GOR) berkapasitas 2.500 orang ini tidak penuh sesak.

Begitupun dengan antrean pembeli. Tidak sampai berdesak-desakan seperti di Surabaya dan di Jakarta. Arus lalu lintas pun lancar, tidak ada kemacetan yang berarti.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ridwan Zalie, Brand Manager HT Mobile kepada detikINET membantah kalau acara tersebut kurang diminati oleh masyarakat Bandung. Menurutnya, masyarakat Bandung lebih teratur ketimbang Surabaya dan Jakarta.

"Bukan. Bukan karena kurang diminati. Tapi memang masyarakat Bandung lebih teratur, itu kenapa antrean serta lalu lintas di sekitar GOR lancar," katanya saat disambangi di Green Cafe, Jalan Diponegoro, Rabu (10/2/2010) sore.

Ridwan mengaku dalam satu jam terjual kurang lebih 600 unit ponsel yang dibanderol Rp 429 ribu pada hari ini saja. Dan dalam satu jam pertama, antrean mencapai 1.500 orang pengantre. "Kalau panjang antreannya kurang lebih 3 kali panjang lapangan bulu tangkis lah," katanya.

Di Surabaya, Panitia Jadi Tahanan Kota

Pun demikian Ridwan mengaku kalau untuk penjualan di Bandung kali ini, pihaknya benar-benar menyiapkan segala sesuatunya. Dirinya tidak ingin kejadian seperti Surabaya dan Jakarta terulang di Bandung.

"Kita belajar dari pengalaman sebelumnya di Jakarta dan Surabaya. Karenanya untuk di Bandung kita buat senyaman mungkin, meyakinkan dan menyenangkan," ujarnya

Dari faktor keamanan memang HT Mobile tidak ingin kecolongan. Selain melibatkan kepolisian, panitia acara juga menyiapkan security guard serta beberapa orang yang bertugas untuk menjaga keamanan dan ketertiban.

"Di Surabaya panitianya sampai menjadi tahanan kota karenanya. Makanya kita benar-benar koordinasi dan memperhitungkan faktor tempat," ungkapnya.

Tapi kenyataannya, kebanyakan dari petugas polisi hanya duduk-duduk dan ngobrol antar sesama anggota polisi. Tak sedikit pula yang memainkan ponselnya untuk sekedar melepas kejenuhan.

Dalam penjualannya kali ini, HT Mobile membundlingnya dengan Indosat. Ponsel ini seperti ponsel pabrikan China lainnya yang mengadopsi fitur-fitur seperti Blackberry. Tapi menariknya, casing belakang bisa diganti warna orange. Sepintas, jika dilihat dari belakang, ponsel ini mirip Samsung Corby.

Dilengkapi dengan teknologi trackpad untuk tombol navigasinya, ponsel ini dibanderol Rp 599 ribu. Ia juga telah dilengkapi dengan dua kamera untuk fitur video chat.

(afz/wsh)







Hide Ads
LIVE