Menurut Dick Brass, mantan Vice President Microsoft yang menjabat dari tahun 1997-2004, perselisihan antar engineer di dalam tubuh Microsoft menghambat perusahaan tersebut untuk menelurkan produk-produk spektakuler.
"Kenapa Microsoft, perusahaan teknologi tersohor di Amerika Serikat, tak kunjung menghadirkan sesuatu yang spektakuler seperti komputer tablet iPad, e-book seperti Amazon's Kindle, smartphone seperti BlackBerry dan iPhone, mesin pencari macam Google, pemutar musik layaknya iPod, situs jejaring populer seperti Facebook ataupun Twitter?" kata Brass, seperti dikutip detikINET dari Softpedia, Selasa (9/2/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Brass juga menceritakan kejadian saat ia dan teman-temannya mengembangkan tablet PC di tahun 2001. Saat ia menunjukkannya, Vice President yang membidangi Office tidak menyukai konsep ini.
"Tablet membutuhkan stylus dan ia lebih menyukai keyboard daripada stylus. Ia menolak memodifikasi aplikasi Office agar bisa bekerja sempurna dengan tablet," tandas Brass. Ketidakakuran semacam itulah yang dinilai Brass menghambat kreativitas Microsoft. (faw/fyk)