Apple memang memposisikan iPad sebagai, salah satunya, pembaca buku digital. Untuk itu perusahaan yang dikomandani Steve Jobs ini telah mengumumkan aplikasi buku elektronik bernama iBooks.
Sebanyak lima penerbit telah setuju untuk memperkaya perpustakaan iBooks lewat toko online bernama iBookstore. Mereka adalah Hachette, HarperCollins, Macmillan, Penguin dan Simon and Schuster.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Misalnya, iBooks bisa mendukung foto, video, grafik dan fitur membalik halaman secara dinamis. Selain itu iBooks akan menggunakan format standar ePub yang telah diadopsi oleh banyak penerbit dan lebih bersifat terbuka dibandingkan format Amazon dari Kindle.
Namun, saat memperkenalkan iPad, Steve Jobs sempat memuji Amazon yang telah menjadi pelopor teknologi pembaca buku elektronik. Akan tetapi, Jobs juga mengatakan iPad miliknya akan lebih mumpuni.
Ancaman terhadap Kindle diakui oleh Shannon Cross, dari perusahaan peneliti Cross Research. "Kami melihat piranti dari Apple sebagai ancaman pada Kindle dan sistem e-book lainnya yang minim kemampuan seperti itu," ujar Cross seperti dikutip detikINET dari RedHerring, Jumat (29/1/2010).
Meski demikian bukan berarti Kindle kalah telak dari iPad. Salah satu keunggulannya adalah banyaknya buku yang tersedia untuk Kindle serta waktu baterai yang mencapai 4 hari (bandingkan dengan 10 jam untuk iPad).
Dari sisi harga, Amazon Kindle DX dijual pada harga US$ 489 dan sudah mencakup biaya koneksi 3G. Sedangkan iPad, versi yang belum dilengkapi 3G (hanya WiFi) dan bermemori 16GB ada di kisaran US$ 499 (sekitar Rp 4 juta).
Di sisi lain, Amazon juga telah merilis aplikasi Kindle untuk iPod Touch dan iPhone. Artinya, aplikasi itu beserta buku-buku yang ditawarkan Amazon kemungkinan akan tersedia juga bagi iPad.
(wsh/rou)