Namun seiring adanya usulan untuk mendapatkan subsidi, harga alat untuk memindahkan
siaran TV analog ke digital tersebut diharapkan dapat lebih ditekan menjadi Rp 200 ribuan.
Pengajuan subsidi tersebut diajukan oleh Departemen Perindustrian ke Departemen Keuangan. Adapun bentuk subsidi yang diminta bisa dalam keringanan pajak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Harga tersebut masih terbilang tinggi. Kita inginnya di kisaran Rp 200 ribuan," tukasnya, dalam jumpa pers di Senayan City, Jakarta, Kamis (21/1/2010).
Jangan sampai, lanjut Bambang, dengan set top box yang harganya tinggi ini jadi menciutkan niat masyarakat untuk bermigrasi ke siaran digital. "Makanya pemerintah ingin set top box harganya turun," tegasnya.
Siaran digital diklaim memiliki sederet kelebihan ketimbangan siaran analog yang saat ini membanjiri layar TV di Indonesia. Mulai dari gambar tayangan yang lebih bening, siaran digital juga tangguh menghadapi perubahan cuaca seperti hujan dan petir. (ash/faw)