Adapun perusahaan yang menggarap project tersebut bernama SpeakeasyFX. Studio animasi yang terletak di New Jersey ini, mengerjakan 13 kali dalam 9 menit segmen Abbyβs Flying Fairy School dalam seri Sesame Street.
"Hingga saat ini, Sesame Street menggunakan boneka yang digerakkan dengan tangan. Kami menggunakan CG (Computer Generated-red) dengan 'Abbyβs Flying Fairy School' sehingga kita bisa membawa berbagai kegiatan fisik yang penuh warna yang sudah dituliskan oleh penulis seperti dalam kehidupan yang sesungguhnya, seperti misalnya adegan di bawah laut," ujar Carol-Lynn Parente, produser eksekutif Sesame Workshop, dalam keterangan resmi yang diterima detikINET, Kamis (12/11/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
SpeakeasyFX menciptakan lebih dari 500 props dan karakter baru di seri ini. Tantangan terberat bagi tim adalah pengembangan karakter digital yang dapat berperilaku seperti boneka hidup sungguhan. Tantangan tersebut memerlukan simulasi bulu dan baju terkini, serta rigging yang kompleks. (fw/faw)