Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Ulasan Khusus
Gerilya Intel di Arena Smartphone
Ulasan Khusus

Gerilya Intel di Arena Smartphone


- detikInet

Jakarta - Intel memang tidak secara blak-blakan mengatakan ingin menguasai arena smartphone. Namun arena yang seksi -- salah satunya berkat popularitas gadget seperti iPhone dan BlackBerry -- ini tak luput dari bidikan raksasa silikon tersebut.

Gelagat gerilya Intel di arena smartphone diamati detikINET saat menghadiri Intel Developer Forum (IDF) 2009, 22-24 September 2009 yang lalu di San Francisco, Amerika Serikat. Berikut adalah beberapa di antaranya:


1. Moblin v.2.1

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada pembukaan IDF 2009, CEO Intel Paul S. Otellini, memaparkan update terbaru dari Moblin alias Mobile Linux. Ketika itu, Intel pun mendemonstrasikan untuk pertama kalinya versi terbaru Moblin (versi 2.1) yang berjalan pada perangkat genggam.

Moblin memang sebuah sistem operasi yang dibangun dengan fokus pada prosesor Intel Atom. Perangkat yang menggunakan Moblin beragam mulai dari Netbook, Nettop hingga Mobile Internet Device (MID).

Dalam video demonstrasi Intel, ditunjukkan antarmuka Moblin dengan gaya navigasi Topbar. Namun pada akhir demo itu, Intel memberikan satu 'sentilan' berupa kalimat: oh ya, ini juga bisa untuk menelepon lho!

2. Intel Atom

Atom jelas-jelas akan menjadi jagoan Intel untuk memasuki arena smartphone. Atom yang ada saat ini mungkin masih terlalu boros baterai untuk menyaingi berbagai prosesor smartphone yang sudah banyak beredar.

Namun upaya Intel untuk terus mengecilkan dan mengoptimalkan Atom jelas sedang dilakukan. Pada IDF 2009 saja Intel telah memperkenalkan Atom untuk perangkat elektronik, yang bernama Atom CE 4100.

Visi Intel untuk platform Atom adalah arsitektur yang dikenal sebagai System on Chip (SoC). Arsitektur SoC memungkin sebuah mikroprosesor yang mampu melakukan berbagai fungsi esensial.

Untuk sebuah smartphone, atau gadget sejenis, SoC bisa saja menangani fungsi prosesor utama ditambah pengaturan memori, grafis, suara dan bahkan telekomunikasi.

Otellini meramalkan, dalam waktu beberapa tahun lagi Intel akan menelurkan SoC berbasis Atom-nya. "Dalam lima tahun ke depan, saya bisa melihat titik di mana Intel Corp akan mengeluarkan lebih banyak perangkat SoC daripada mikroprosesor standar," ujarnya.

3. Teknologi Baterai

Upaya Intel untuk terus menekan konsumsi daya dari prosesornya jelas tak bisa dianggap remeh. Wenn-Han Wang, VP Intel Labs, Direktur Circuit & Systems Research Intel, memaparkan beberapa upaya Intel dalam teknologi baterai.

Hal itu dikemukakan Wang dalam sebuah sesi Intel Research di IDF 2009. Menurut Wang ada tiga aspek yang perlu diperbaiki dalam hal meningkatkan kemampuan daya:
  • sirkuit
  • arsitektur
  • platform

Dari sisi sirkuit, Wang menjelaskan bahwa sebuah sirkuit yang baik harus mampu mengantisipasi berbagai variasi: suhu, voltase dan degradasi kemampuan akibat usia. Untuk itu Intel saat ini terus mengembangkan sirkuit yang resilient (tahan banting).

Dari sisi arsitektur, Intel sedang meneliti teknologi bernama super-capacitor. Teknologi ini sedikit-banyak mirip dengan teknologi mobil hybrid ala Toyota Prius. Dalam mobil hybrid, energi untuk menggerakkan mesin diambil dari baterai (listrik), sedangkan bahan bakar bensin digunakan untuk mengisi baterai tersebut.

Konsep serupa, jika diterapkan pada perangkat elektronik, berarti ada sebuah baterai utama dan sebuah kapasitor. Kapasitor akan diisi dari baterai dan digunakan sebagai sumber energi operasional. Pengisian kapasitor pun bisa dilakukan dari sumber energi alternatif, semisal sinar matahari.

Nah, dari sisi platform, Intel sedang mengembangkan sebuah 'smart agent'. Pada intinya, 'smart agent' ini berfungsi bagai resepsionis yang akan 'memanggil' bos hanya untuk kejadian penting saja. Artinya, penggunaan energi yang besar hanya akan dilakukan pada waktu-waktu tertentu saja.

4. Toko Aplikasi

Salah satu hal seksi dari iPhone adalah iTunes App Store, sebuah toko aplikasi yang berisi ribuan aplikasi karya berbagai pengembang dari seantero dunia. Toko aplikasi ini memungkinkan pengembang segera berjualan aplikasi kecil, termasuk yang gratisan, ke tangan pengguna iPhone.

Intel memang menegaskan tidak akan membuat toko aplikasinya sendiri untuk perangkat berbasis Atom. Namun Intel mulai menggalang para developer untuk mengembangkan aplikasi khusus untuk perangkat berbasis Atom melalui Intel Atom Developer Program.

Program yang dimulai untuk Netbook dan dijanjikan akan berkembang ke berbagai perangkat lain --termasuk perangkat genggam-- itu mencakup juga kerangka dasar untuk sebuah toko aplikasi. Toko aplikasi itu nantinya akan dijalankan oleh pihak ketiga.

Otellini mengungkapkan beberapa vendor sudah siap untuk mendukung toko aplikasi tersebut. Asus, Acer dan Dell adalah tiga pihak yang sudah mengungkapkan ketertarikan serta komitmen mereka pada Intel Atom Developer Program.

5. Wind River

Tak bisa dilepaskan dari gerilya Intel menuju arena smartphone adalah akuisisi perusahaan bernama Wind River Systems. Perusahaan software itu diakuisisi Intel pada Juni 2009.

Fokus Wind River adalah membuat piranti lunak yang berjalan secara tertanam pada perangkat elektronik. Produk Wind River banyak digunakan mulai dari ponsel, kamera digital, router, proyektor hingga robot ekspedisi luar angkasa Mars Rover.

Dalam IDF 2009, Otellini pun tak memungkiri bahwa akuisisi Wind River akan membuka pintu Intel untuk masuk ke arena tersebut. "Dengan akusisi yang telah kami lakukan pada Wind River, Anda akan melihat kami menghadirkan sistem operasi yang dioptimalkan untuk arsitektur Intel dan berbasis produk VxWorks dari Wind River," janji Otellini.
(wsh/wsh)





Hide Ads