Demikian dikatakan General Manager HT Mobile Nur Amin di sela peluncuran produk anyarnya Resto Pulau Dua, Jakarta, Selasa (14/7/2009).
Menurutnya, jika harga ponsel merek lokal dipatok sebanding dengan harga ponsel global, hal itu malah bisa menghancurkan pasar ponsel lokal itu sendiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Amin memisalkan, kalau ada ponsel lokal A dipatok harganya Rp 1,5 lalu ada juga ponsel branded dengan harga yang hampir sama. "Lebih baik saya memilih ponsel branded, sudah mendapat OS Windows Mobile dan fitur canggih," tukasnya kepada beberapa wartawan.
Pemain ponsel lokal sejatinya sudah cukup banyak yang bermain di Tanah Air. Diperkirakan ada sekitar 80 perusahaan yang terdaftar sebagai pemegang merek lokal, namun yang aktif hanya 40 perusahaan.
"Sementara potensi pasar merek lokal berkisar 12 persen dari seluruh pengguna ponsel yang ada di kisaran 100 juta," tandas Amin. (ash/faw)