'Senjata' itu diungkap dalam acara yang bertajuk 'IPG Cost Savings Platform: When Everything Counts' yang digelar di Plaza Bapindo, Rabu (29/04/2009). Adrian Lesmono, Market Developement-After Market Supplies Business, HP Indonesia, menjelaskan senjata berupa data riset baru mengenai cartridge orisinil HP.
Adrian menjelaskan, berdasar riset yang dilakukan oleh lembaga uji TUV SUD PSB, rata-rata cartridge HP Inkjet original menghasilkan cetakan 2,4 kali halaman lebih banyak dari 'tinta infus'. Diharapkan, temuan ini mampu membuat pelanggan beralih ke penggunaan tinta resmi daripada tinta isi ulang, tinta infus maupun tinta palsu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pengujiannya, cartridge tinta inkjet HP original rata-rata menghasilkan jumlah cetakan 2,4 kali lebih banyak (146,7 %) dibanding cartridge isi ulang. Di sisi lain, sepertiga dari cartridge isi ulang yang diuji (33,2 %) sudah dalam keadaan rusak atau tidak dapat digunakan lagi pada saat awal diterima.
(wsh/wsh)