Digiringnya software dari pemutar musik keluaran Microsoft ini santer disebut menjadi jurus baru untuk bisa meningkatkan daya saing Windows Mobile dalam hal multimedia ketimbang pesaingnya.
Seperti untuk melawan iPhone yang memiliki kemampuan multimedia yang terintegrasi dengan baik di dalamnya. Namun bukan hanya iPhone yang patut diwaspadai, Blackberry serta Symbian besutan Nokia juga menjadi pesaing berat Windows Mobile.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, melalui juru bicaranya, Microsoft enggan mengakui perihal rencana tersebut. Namun, jika perusahaan milik Bill Gates ini ingin mendongkrak pangsa pasar mereka di sistem operasi perangkat bergerak, tentunya inovasi seperti di atas patut dilakukan.
Dikutip detikINET dari InformationWeek, Kamis (16/4/2009), Windows Mobile baru menguasai lebih dari 12% pangsa pasar. Itu pun mereka tak lagi bisa tenang, karena terus digempur Symbian, RIM, dan iPhone. Parahnya lagi, Android besutan Google serta OS milik Palm juga siap mengancam.
(ash/ash)