Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
'iPhone di Indonesia Lebih Murah dari Singapura'

'iPhone di Indonesia Lebih Murah dari Singapura'


- detikInet

Jakarta - Akhirnya iPhone 3G resmi menyambangi pasar Indonesia. Pihak Telkomsel berusaha menepis anggapan bahwa harga iPhone 3G terlalu mahal dengan menyebut harga yang ditawarkannya sangat kompetitif, karena lebih murah daripada penawaran di Singapura dan Malaysia.

"Kami lebih murah dibandingkan operator yang memasarkannya di Asia. Telkomsel lebih murah dibandingkan Singapura dan Malaysia," klaim Mark L. Chambers, Deputy VP Product Marketing Telkomsel.

Tak hanya lebih murah, tapi penawaran yang diberikan Telkomsel juga diklaim lebih lengkap karena menawarkan skema tarif untuk prabayar. Disebutkan Mark bahwa di dunia ini, penawaran iPhone dengan skema prabayar tak banyak, misalnya Optus atau Globe.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kendati saat ini Telkomsel menjadi satu-satunya operator resmi yang berhak memasarkan iPhone 3G di Indonesia, kerja sama di antara Apple dan Telkomsel tidak bersifat eksklusif (non-eksklusif). Jadi tidak menutup kemungkinan Apple akan menjalin kerja sama dengan operator yang lain.

Banyak pihak yang menyangsikan iPhone akan sukses merebut hati konsumen di Indonesia. Mengingat harga yang ditawarkan terbilang lumayan mahal untuk ukuran kantong Indonesia, dan juga adanya pesaing tangguh yang telah terlebih dulu menyapa konsumen, yakni BlackBerry, yang diklaim lebih mumpuni ketimbang iPhone.

"Kalau nggak sukses, buat apa saya ada di sini?"Β  ujar Mark selaku orang yang mengaku ditugaskan khusus untuk kerjasama Telkomsel dan Apple dengan percaya diri.

Sedangkan soal garansi, Apple menurut Mark mengkhususkan setiap garansi untuk iPhone per negara. Untuk di Indonesia, garansi iPhone dipegang Telkomsel.

Telkomsel pun berjanji untuk mendorong kedua jenis produk gadget tren terkini, iPhone danΒ  BlackBerry. "Semua punya pasarnya masing-masing, kami sebagaiΒ  penyedia jaringan punya dua-duanya. Ini tidak akan saling memakan," tandas Mark.
Apa pendapat Anda soal kehadiran iPhone di Indonesia? Ikuti diskusinya di detikINET Forum (faw/wsh)







Hide Ads
LIVE