Menurut biro riset pasar iSuppli, pemangkasan biaya produksi tersebut mencapai 35 persen. Dikutip detikINET dari PC World, Selasa (30/12/2008), hal tersebut lantaran tak kuatnya perusahaan asal Jepang ini menanggung beban kerugian untuk penjualan PS3 di Amazon.com yang dijual senilai US$ 400 tiap unitnya.
Namun, meski biaya produksi dipotong, kualitas dari konsol ini tak bisa dipandang sebelah mata. Komponen-komponen yang lebih maju diklaim telah diusung Sony. Seperti pemakaian sel prosesor terkini serta mengadopsi teknologi 65 nanometer untuk proses pembuatannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
iSuppli menambahkan, jumlah komponen pada PS3 terbaru ini terpaksa dikurangi. Jika sebelumnya masing-masing fungsi ditangani oleh chip-chip yang berbeda, kini semua itu dijadikan dalam satu bagian saja. Diharapkan, dengan semua penghematan ini, Sony bisa balik modal di tahun 2009 nanti. (ash/ash)