Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Pasar Ponsel Terpengaruh Anjloknya Rupiah

Pasar Ponsel Terpengaruh Anjloknya Rupiah


- detikInet

Jakarta - Anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diakui turut berdampak pada industri ponsel dalam negeri, khususnya yang bermain di segmen bawah.

Presdir PT Lintas Cakrawala Persada, Zenko Gunawan, mengakui dolar AS yang kini diperdagangkan pada level Rp 11.000 turut menyebabkan naiknya harga jual ponsel.

"Kenaikan harga jual ponsel sangat dirasakan oleh segmen ponsel low-end," keluh pria yang menangani distribusi Vitell, salah satu ponsel merek lokal, Jumat (14/11/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, pasar yang shock membuat calon pembeli menahan untuk membeli ponsel. Padahal, lanjut Zenko, ponsel low-end menguasai sekitar 70% dari penjualan ponsel di Indonesia.

"Masyarakat kini cenderung mengalokasikan dana yang mereka miliki untuk kegiatan berlibur," jelas Zenko.

Untuk mengembalikan gairah pasar ponsel, Zenko pun coba melakukan berbagai kegiatan pemasaran yang berorientasi pada konsumen semisal pameran di beberapa mal di Jakarta.

"Selama pameran berlangsung, Vitell memberikan bonus ponsel Vitell V100 atau V200 untuk setiap pembelian ponsel Vitell TV89 atau TV88," ujarnya.

Ia sendiri optimis Vitell akan mencapai target penjualan 300 ribu unit dalam kurun waktu tersisa 1,5 bulan ke depan.

"Karena belum sampai akhir tahun kami sudah berhasil menjual lebih dari 200 ribu unit, jadi hampir mendekati target," tandas Zenko. (rou/ash)





Hide Ads