Seorang blogger, Yaser Sadeq asal Syria mengaku tak bisa mendownload Chrome.
"Saat saya dengar ada browser baru keluaran Google, saya ingin mencobanya. Saat saya masuk ke situs www.google.com/chrome, yang muncul adalah pesan eror : The requested URL /service/prod_unavailable.html was not found on this server," tulis Yaser dalam blognya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usut punya usut, dalam hal ini, ternyata bukan pihak negara Syria yang melakukan pemblokiran seperti halnya Syria memblokir Facebook, Skype dan beberapa situs blogging lain.
Dikatakan wartawan Jessica Dheere yang ditulis di MediaShift, kali ini Google lah yang melakukan pemblokiran.
"Kami tidak bisa mengizinkan Google Chrome didownload di Cuba, Syria, Korea Selatan, Iran dan Sudan," ujar pembicara Google kepada Jessica seperti dikutip detikINET dari MediaShift, Rabu (15/10/2008).
Lebih lanjut dijelaskan, hal tersebut merupakan perintah dari pusat kontrol ekspor Amerika Serikat (AS) sebagai sanksi ekonomi kepada negara-negara yang bersangkutan.
Sementara Google yang berbasis di negara adidaya tersebut harus mengikuti segala bentuk aturan yang dikeluarkan negara.
Pun demikian, walau secara resmi pengguna internet di negara-negara yang terkena sanksi itu tak bisa tembus untuk mendownload Chrome dan berbagai produk Google lain, namun masih banyak jalan 'underground' yang bisa ditempuh. Demikian tukas Jessica.
Mau mencari atau bertukar software unik? Masuk saja ke detikINET Forum.
(amz/wsh)