Demikian dikatakan Engkos Koswara, Staf Ahli Menteri Bidang IT Kementerian Riset dan Teknologi dalam acara peluncuran Microsoft DreamSpark di Hotel Ritz Charlton Jakarta, Senin petang (8/9/2008).
Engkos menyatakan, program DreamSpark ini ada kaitannya dengan kunjungan Bill Gates ke tanah air beberapa waktu lalu. "Saat itu, Bill Gates diminta Presiden SBY untuk menyediakan piranti lunak yang bisa di-download secara bebas," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini merupakan suatu terobosan, sekaligus sarana bagi mahasiswa untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi sehingga berimbas pada peningkatan ekonomi Indonesia," tukas Engkos.
Secara global, Microsoft DreamSpark sudah diakses lebih dari 35 juta mahasiswa yang telah tersebar di Inggris, AS, Kanada, China, Jerman, Prancis, Spanyol, Swedia, Swis dan Belgia. Kehadirannya di Indonesia, dikatakan sebagai bentuk dedikasi Microsoft Indonesia untuk negara dan masyarakat.
Diskusikan tentang Windows dan aplikasi di bawahnya di detikINET Forum. (ash/dwn)