"Segmen low-end penting untuk bisnis volume. Itu sebabnya pemain besar seperti Nokia masih mengandalkan segmen low-end," Managing Director PT ZTE Indonesia, Nolan A. Fan, menegaskan dalam jumpa pers di Hotel Le Meridien, Jakarta, Selasa (15/7/2008).
Salah satu upayanya untuk merebut pasar low-end ialah dengan memasarkan ponsel dengan harga murah di tiap kelasnya. Dalam kesempatan ini ZTE meluncurkan ponsel dual mode on GSM-CDMA ZTE tipe H520.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain soal harga, hal terpenting lainnya untuk bisa bersaing ialah ketersediaan pusat pelayanan dan jaringan distribusi yang baik. ZTE mengklaim telah memenuhi hal itu karena telah memiliki 30 service center dan 60 collecting center untuk masalah layanan pelanggan. Sementara untuk jalur distribusi, ZTE mempercayakannya kepada Sky Mobile.
Obrolkan ponsel favoritmu di detikINET Forum
(rou/wsh)