HP yang memproduksi 50 miliar cartridge tinta printer setiap tahunnya, tentu kerap mendapat kesulitan dalam mengolah kembali barangnya agar tidak mencemari lingkungan. Pasalnya, bahan yang digunakan untuk memproduksi cartridge tersebut mayoritas mengandung plastik yang tidak bisa diuraikan tanah.
"Di Indonesia memang tidak ada fasilitas dari kami untuk mendaur ulang cartridge tersebut, tapi kami siap menjemputnya melalui kantor perwakilan kami," ujar Director Environmental HP, Jean-Claude Vanderstraeten, di sela event HP PrintWatch Live! 2008 yang diadakan Selasa (27/5/2008) hingga Rabu (28/5/2008) di Singapura.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perusahaan itu juga berharap dapat meningkatkan penggunaan material daur ulang untuk cartridge printernya pada 2010 mendatang hingga tiga kali lipat dari jumlah yang digunakan pada 2007 lalu. (rou/wsh)