Diskusi merger ini disinyalir merupakan salah satu usaha Yahoo mencari alternatif bisnis setelah menolak tawaran pembelian dari Microsoft, perusahaan milik milyuner Bill Gates, senilai US$ 44,6 miliar. Mereka sebelumnya juga dikabarkan menjajaki kerja sama dengan AOL.
Seperti dikutip detikINET dari New York Times, Kamis (14/2/2008), kabar itu datang dari sebuah sumber yang familiar dalam diskusi merger tersebut. Berbagai media termasuk Wall Street Journal yang dimiliki Murdoch, kemudian juga ramai memberitakannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika kesepakatan benar terjadi, News Corp akan terbantu menghadapi persaingan di bisnis internet menghadapi Google dan Microsoft. Bisnis online News Corp berkembang melalui situs populer mereka seperti MySpace, Photobucket dan Askmen.com. Adapun Yahoo akan mendapatkan kekuatan baru dalam memperkuat layanan onlinenya.
Tahun lalu, News Corp sebenarnya telah mempertimbangkan kemungkinan merger dengan Yahoo. Namun Yahoo kemudian menolak tawaran ini sebelum News Corp sempat melakukan penawaran secara formal.
Satu hal yang mungkin membuat manajemen Yahoo menerima tawaran News Corp adalah karena Yahoo kemungkinan akan tetap jadi perusahaan independen meski sebagian sahamnya telah dimiliki Rupert Murdoch. Perwakilan Yahoo dan News Corporation sendiri belum bersedia mengkonfirmasi kabar ini.
(fyk/fyk)