Kerjasama ini meliputi teknologi baru yang mampu meningkatkan kinerja data throughput jaringan High Speed Uplink Packet Access (HSUPA) hingga 60%. Selain itu, teknologi yang ditransfer Qualcomm juga memungkinkan Huawei untuk menggunakan jaringan 3G canggih di pasar melalui teknologi berbasis UMTS apapun.
Fitur utama teknologi ini adalah Uplink Interference Cancellation, sebuah komponen receiver design canggih untuk teknologi Node B. Uplink Interference Cancellation menggunakan baseband processing untuk meminimalkan interferensi yang dapat muncul dari multiple uplink data streams dalam sebuah cell maupun cell di sebelahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Simulasi menunjukkan bahwa sistem dengan fitur ini juga dapat mendukung peningkatan hingga 46% pada cell Voice-over-IP (VoIP) traffic pada HSUPA Release 7 system dan peningkatan 200% pada Release 99 system.
"Kami bangga dengan kesempatan untuk bersama-sama menunjukkan pengembangan UMTS dan menyediakan kapasitas yang lebih besar serta menghadirkan kesempatan baru bagi para pelanggan global," kata Jing Wang, executive vice president Qualcomm dalam keterangan tertulisnya.
(ash/ash)