Meskipun demikian, jajaran eksekutif puncak di Microsoft belum mengindikasikan akan berbuat apa jika tawaran mereka untuk membeli Yahoo senilai lebih dari US$ 42 miliar tersebut diterima.
Beberapa analis berharap, seperti dikutip detikINET dari YahooNews, Sabtu (2/2/2008), penggabungan Microsoft - Yahoo tersebut akan tetap fokus pada berbagai layanan yang terpisah, semisal instant-messaging dan layanan e-mail.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Layanan portal MSN misalnya, posisinya masih di bawah Yahoo dan Google dalam jumlah pengunjung. Di saat portal Yahoo masih diposisikan sebagai mesin yang dapat mendulang profit, layanan portal MSN tersebut masih sebagai mesin pembakar uang. Bahkan situs car MSN Search dicap sebagai "orang yang terlambat", meskipun sudah dibumbui dengan program payung online Microsoft yang bertajuk "Live".
(dbu/dbu)