Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Pondasi Awal Kuat, Pengeluaran TI Kian Hemat

Pondasi Awal Kuat, Pengeluaran TI Kian Hemat


- detikInet

Jakarta - Sebuah perusahaan akan semakin hemat pengeluarannya dalam berbelanja keperluan teknologi komunikasi informasi (TI) jika pondasinya sejak awal dibangun sudah kuat.

Demikian kata Direktur TI dan Operasi Bank Permata, Joseph Georgino Godong, ketika mengungkap anggaran belanja TI perusahaannya untuk 2008 ini yang relatif sama dengan tahun lalu.

"Relatif sama seperti tahun lalu, kami mengalokasikan Rp 100 miliar untuk belanja TI tahun ini," ujarnya ketika ditemui di Gedung Permata, Sudirman, Jakarta, Rabu petang (30/1/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anggaran tersebut stagnan alias tak bertambah ataupun berkurang karena pondasi TI yang dimiliki pertama diyakininya sudah kokoh.

Joseph menjelaskan, membangun sistem TI di sebuah perusahaan itu ibaratnya membangun sebuah rumah. Pondasi dan rancang bangunnya harus kuat dari awal.

"Kalau sudah kuat dan dirancang dengan baik, nggak mungkin kan tiap tahun rumah itu perlu bangun kamar baru, paling cuma ngecat saja biar rumah itu tetap kelihatan bagus dan nyaman untuk ditempati," ujarnya.

"Jadi, kalau sistem TI itu sudah dibangun dengan benar sejak awal, pengeluarantiap tahunnya juga tidak banyak," jelasnya lebih lanjut.

Dari alokasi dana Rp 100 miliar yang disiapkan tahun ini, kata Joseph, 30 persennya dialokasikan untuk biaya operasional telekomunikasi. "Ini salah satu yang bikin pengeluaran jadi besar, biaya untuk telekomunikasi kita terlalu mahal. Bisa saya bilang lebih mahal 50 hingga 100 persen dibanding negara lain," keluhnya.

Selain itu, 25 persen dana belanja TI Bank Permata akan dialokasikan untuk biaya pengembangan software dan depresiasi hardware, seperti penambahan mesin anjungan tunai mandiri (ATM). Saat ini, Bank Permata telah memiliki 562 ATM yang tersebar di seluruh Indonesia. (rou/amz)







Hide Ads