Ini adalah kali pertamanya sebuah teknologi super dikirim ke Rusia oleh IBM, perusahaan komputer raksasa asal Amerika Serikat (AS).
"Kesepakatan dengan IBM ini melambangkan sebuah era baru bagi supercomputing di Rusia," tandas Viktor Sadovnichiy, rektor Moscow State University, yang membeli superkomputer tersebut.
Β
Seperti dikutip detikINET dari Ciol, Sabtu (26/1/2008), pihak Moscow University harus merogoh kocek sebesar USD 5 juta (USD 1 = Rp 9335, sumber detikcom) untuk membeli dua superkomputer, yang memiliki kecepatan 2.600 kali lebih cepat dari PC tercepat pada umumnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski diklaim IBM, superkomputer tersebut masuk dalam jajaran 50 besar dunia, namun yang nomor satu tetap saja Blue Gene, superkomputer milik Departemen Energi AS yang dipakai untuk memantau persediaan senjata nuklir.
Versi Blue Gene yang digunakan pemerintah AS hampir 20 kali lebih bertenaga daripada superkomputer yang dibeli Moscow.
(rou/rou)