Cina -
Rencana Microsoft memperluas ekspansi bisnis di Cina mengalami hambatan. Microsoft semula ingin membeli saham perusahaan Sichuan Changhong Electric Co, produsen televisi terbesar kedua di Cina.
Permasalahannya, lembaga The China Securities Regulatory Commision selaku regulator dari pemerintah, kemudian menolak rencana Changhong untuk menjual sahamnya pada investor yang berminat termasuk Microsoft.
Pengumuman mengenai hal tersebut disampaikan sendiri oleh Changhong ke bursa Shanghai Stock Exchange. Seperti dikutip
detikINET dari Bloomberg, Jumat (28/12/2007), alasannya tidak dikemukakan secara jelas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Microsoft yang adalah vendor software terbesar dunia setuju membeli saham Changhong bernilai US$ 13 juta. Changhong mengumumkan kesepakatan ini pada bulan Juni 2007 lalu. Selain pada Microsoft, perusahaan ini juga telah berencana menjual sahamnya pada beberapa investor lainnya.
(fyk/fyk)