Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Usai Gugat Google, Viacom Gandeng Microsoft

Usai Gugat Google, Viacom Gandeng Microsoft


- detikInet

Jakarta - Sepertinya Viacom ingin memberikan tamparan keras bagi Google. Usai menggugat Google sebesar USD 1 miliar atau hampir Rp 10 triliun terkait masalah pelanggaran hak cipta konten di Youtube, perusahaan iklan online ini beralih ke Microsoft yang merupakan rival Google.

Seperti dikutip detikINET dari Softpedia, Selasa (25/12/2007), Viacom dan Microsoft sepakat menjalin aliansi yang mencakup berbagai aspek, tapi khususnya akan fokus pada masalah iklan. Nantinya aliansi tersebut tidak hanya sekadar mengurusi masalah pelayanan iklan tapi juga masalah distribusi konten dan promosi acara.

"Kami sangat gembira karena rencana bisnis Microsoft begitu serasi berpadu dengan sasaran strategi kami. Kerja sama ini akan membawa kekuatan promosi yang berharga dan meningkatkan kurs valuta untuk memperluas portofolio dari brand situs yang secara bersama-sama menampilkan keunggulan iklan online. Aset Microsoft dan pengalaman di dunia iklan akan menambah nilai bagi operasional digital kami," ujar Philippe Dauman, Presiden dan Kepala Eksekutif Viacom.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di bawah payung kerja sama tersebut, Microsoft sedianya akan mengisi konten Viacom dengan Xbox Livedan MSN termasuk materi dari MTV, Comedy Central, BET, serta Paramount Pictures. Nantinya Microsoft akan menjadi provider eksklusif dari situs iklan Viacom, di Amerika Serikat(AS), via divisi Atlas. Microsoft juga akan membeli space iklan Viacom.

Soal hitung-hitungan bisnis kerja sama itu, kedua pihak enggan mengungkapkan secara gamblang. Namun diperkirakan dalam kurun waktu lima tahun nilai dari kerja sama ini akan mencapai USD 500 juta.

Sementara itu Kevin Johnson, Presiden Divisi Platform dan Pelayanan Microsoft berharap kerja sama tersebut dapat membangun platform iklan kelas dunia untuk melayani kebutuhan pengiklan dan publisher. (dwn/dwn)




Hide Ads