Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
SAP Pamer Agentic AI yang Bisa Dongkrak Produktivitas Karyawan

SAP Pamer Agentic AI yang Bisa Dongkrak Produktivitas Karyawan


Anggoro Suryo Jati - detikInet

SAP Connect 2026
Foto: Dok. SAP
Jakarta -

Kehadiran kecerdasan buatan (AI) di dunia bisnis tak lagi sekadar alat pembuat teks atau pemroses pertanyaan dasar. Melalui integrasi kecerdasan otonom (agentic AI) terbaru dalam ajang SAP Connect, raksasa perangkat lunak enterprise SAP membuktikan bagaimana agen AI dapat memangkas tugas operasional manual yang tadinya memakan waktu hingga satu jam menjadi selesai hanya dalam hitungan detik.

Lompatan efisiensi ini digerakkan oleh Joule Work dan Joule Assistants yang bekerja di atas SAP Business AI Platform, memungkinkan karyawan mengoperasikan sistem perusahaan yang kompleks cukup dengan instruksi bahasa sehari-hari.

Tugas 1 Jam Selesai dalam Hitungan Detik

Dampak paling nyata dari adopsi agen AI ini dirasakan langsung oleh pelanggan kawakan SAP, Maschinenfabrik Reinhausen, melalui program early adopter antarmuka Joule Work di komputer desktop.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Director of Complexity Management Maschinenfabrik Reinhausen, Peter Wied, mengungkapkan bagaimana integrasi AI mengubah pola kerja timnya secara mendasar saat mengelola data bisnis di lingkungan SAP S/4HANA.

"Apa yang sebelumnya membutuhkan hingga satu jam pekerjaan manual di lingkungan SAP S/4HANA kami kini dapat dilakukan dalam hitungan detik melalui bahasa alami--secara fundamental mengubah cara tim kami berinteraksi dengan data bisnis," ungkap Peter Wied.

Tak hanya di perusahaan klien, efisiensi skala masif juga dibuktikan di internal SAP sendiri. Sebanyak 110.000 karyawan SAP tercatat telah aktif menggunakan Joule Work dalam alur kerja harian mereka. Hasilnya, perusahaan mencatatkan lonjakan produktivitas sebesar 20% di divisi keuangan, sumber daya manusia (HR), hingga pengadaan barang (procurement).

Sejumlah korporasi raksasa dunia turut mencatatkan pemangkasan beban kerja signifikan:

  • PwC & NestlΓ©: Mengadopsi SAP Billing Assistant dan Accounts Receivable Assistant untuk mengotomatisasi penagihan dan memprioritaskan penagihan risiko secara presisi.
  • Otomatisasi Finansial: Penerapan awal International Trade Assistant terbukti mampu memangkas beban kerja manual untuk klasifikasi transaksi hingga 50%.
  • Pengadaan & Logistik (Novartis & Morgan Foods): Mengubah pola kerja dari reaktif menjadi prediktif, di mana agen AI secara otomatis menghubungkan data permintaan, pasokan vendor, dan stok barang jauh lebih cepat dari cara konvensional.

Eksekusi Otomatis Berbasis 'SAP Knowledge Graph'

CEO SAP SE, Christian Klein, menegaskan bahwa konsep Autonomous Enterprise bukan lagi sekadar visi masa depan, melainkan solusi nyata yang telah memberikan dampak bisnis terukur.

"Autonomous Enterprise telah hadir. Melalui Joule dan SAP Autonomous Suite yang dibangun di atas SAP Business AI Platform, kami membantu organisasi menghubungkan kecerdasan di seluruh fungsi bisnis untuk menghasilkan dampak bisnis yang nyata," ujar Christian Klein, dalam keterangan yang diterima detikINET.

Kunci keakuratan agen AI buatan SAP terletak pada integrasi SAP Knowledge Graph, sebuah peta kontekstual yang memetakan lebih dari 7 juta bidang data bisnis. Hal ini memastikan bahwa Joule Assistants tidak asal memberikan jawaban (hallucination), melainkan mampu mengeksekusi tugas operasional secara langsung di alur kerja bisnis dengan tingkat otorisasi, keamanan, dan rekam jejak (audit trail) yang sepenuhnya dapat dikendalikan oleh perusahaan.



(asj/asj)
TAGS




Hide Ads