Produsen memori asal China, ChangXin Memory Technologies (CXMT), resmi mengumumkan dimulainya produksi massal platform teknologi DRAM generasi kelimanya, G5 Platform, dalam ajang World Manufacturing Convention 2026.
Terobosan ini diklaim menghadirkan peningkatan efisiensi dan kerapatan silikon secara signifikan, sekaligus makin memperkecil jarak teknologi CXMT dengan raksasa industri memori dunia seperti Samsung.
Inovasi Teknis 'G5 Platform' dan Efisiensi Wafer
CXMT mengembangkan G5 Platform dengan memanfaatkan teknologi digital twin (kembaran digital) untuk mensimulasikan perancangan, tape-out, manufaktur, hingga pengelolaan yield secara virtual guna mempercepat siklus riset dan pengembangan (R&D).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rangkaian terobosan teknis yang dihadirkan pada G5 Platform meliputi:
- Teknologi SAQP: Mengadopsi self-aligned quadruple patterning (SAQP) dengan active-area half-pitch berukuran 11,95nm pada memory array.
- Arsitektur dan Komponen Mikro: Mengimplementasikan proses high-k metal gate teroptimasi DRAM yang memangkas tinggi core cell array hingga tepat 6.762nm, serta rasio aspect ratio kapasitor array sebesar 45:1.
- Kerapatan Silikon: Menghadirkan peningkatan kerapatan die-per-wafer hingga 50%, yang berkontribusi langsung pada peningkatan efisiensi daya perangkat.
Targetkan Pasar Smartphone dan Laptop Lewat LPDDR5X
Melalui teknologi G5 Platform, CXMT memanfaatkannya untuk memproduksi dua produk memori LPDDR5X baru yang ditujukan bagi smartphone, laptop, dan perangkat komputasi portabel lainnya. Chip ini menawarkan kapasitas 24Gb per die, atau 50% lebih besar dibandingkan generasi sebelumnya.
Langkah ini memperkuat posisi CXMT di pasar semikonduktor global di tengah lonjakan kapasitas produksi pabrikan tersebut, di mana raksasa teknologi seperti Apple bahkan dilaporkan mulai mengeksplorasi penggunaan chip memori buatan CXMT untuk lini perangkat elektroniknya, demikian dikutip detikINET dari Techspot, Rabu (23/9/2026).
(asj/rns)

