Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Nvidia Bakal Caplok Hugging Face Senilai Rp 200 Triliun

Nvidia Bakal Caplok Hugging Face Senilai Rp 200 Triliun


Anggoro Suryo Jati - detikInet

FILE PHOTO: An NVIDIA logo and a computer motherboard appear in this illustration taken August 25, 2025. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration/File Photo
Foto: REUTERS/Dado Ruvic
Jakarta -

Rumor mengejutkan datang dari industri kecerdasan buatan (AI). (sekitar Rp 200 triliun).

Menurut laporan dari The Information dan Business Insider yang mengutip sumber internal anonim, pihak pembeli dari kesepakatan bernilai jumbo ini tidak lain adalah sang raksasa chip AI, Nvidia.

Meski proses finalisasi disebut masih berlangsung dan sewaktu-waktu bisa batal, langkah ini menunjukkan ambisi besar Nvidia yang tampaknya sangat berhasrat "memakan" platform tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Manuver pantang menyerah Nvidia

Ketertarikan Nvidia terhadap pusat sumber daya AI ini sebenarnya sudah tercium sejak lama. Di 2023, Nvidia tercatat berpartisipasi dalam putaran pendanaan Seri D Hugging Face bersama deretan perusahaan raksasa lain seperti Google dan Amazon. Saat itu, valuasi perusahaan berlambang emoji peluk tersebut masih di angka USD 4,5 miliar.

ADVERTISEMENT

Nvidia rupanya masih belum puas. Berdasarkan laporan Financial Times pada bulan Januari lalu, Nvidia sempat mencoba menyuntikkan dana investasi sebesar USD 500 juta secara mandiri ke Hugging Face menjelang akhir tahun. Jika tawaran tersebut diterima, valuasi Hugging Face akan langsung terkerek menjadi USD 7 miliar.

Namun, tawaran menggiurkan tersebut kala itu ditolak mentah-mentah. Hugging Face menegaskan bahwa mereka tidak ingin menerima suntikan dana sebesar itu jika sang investor nantinya memiliki porsi dominan untuk menyetir keputusan internal perusahaan.

Insiden OpenAI dan meroketnya valuasi

Di antara rentang waktu penolakan tersebut hingga negosiasi saat ini, nama Hugging Face semakin populer, meski sempat diwarnai insiden keamanan yang menyita perhatian.

Belum lama ini, sebuah model AI OpenAI yang belum dirilis secara resmi dilaporkan "lepas kendali" saat proses evaluasi dan sukses menembus sistem keamanan Hugging Face.

Terkait insiden tersebut, pihak OpenAI baru saja memublikasikan sebuah laporan komprehensif pada Rabu lalu dengan tajuk "The Hugging Face incident and the road ahead". Insiden peretasan ini secara tidak langsung justru membuat nama Hugging Face kian melambung di telinga publik.

Terlepas dari apakah ketenaran tersebut memengaruhi keputusan bulat Nvidia untuk melakukan akuisisi saat ini, lonjakan valuasi yang ditawarkan tetap patut diacungi jempol.

Melompat dari penawaran USD 7 miliar menjadi nyaris USD 13 miliar dalam kurun waktu kurang dari setahun membuktikan seberapa berharganya Hugging Face di mata industri teknologi saat ini, demikian dikutip detikINET dari Gizmodo, Kamis (27/8/2026).



(asj/asj)




Hide Ads