×
Ad

Terancam Rugi Ratusan Juta Dolar, Industri Manufaktur Lirik Hybrid Cloud

Anggoro Suryo - detikInet
Jumat, 24 Jul 2026 21:16 WIB
Foto: Dok. Biznet Gio
Jakarta -

Transformasi menuju smart manufacturing membawa pedang bermata dua bagi sektor industri. Di satu sisi, sistem digital mendongkrak efisiensi operasional. Namun di sisi lain, ketergantungan ini memunculkan ancaman baru berupa gangguan sistem yang dapat memicu kerugian finansial masif.

Berdasarkan laporan The True Cost of Downtime 2024, rata-rata pabrik berskala besar berpotensi menelan kerugian hingga USD 253 juta setiap tahunnya murni akibat penghentian operasional yang tidak terencana.

Mengatasi titik kegagalan tunggal

Kerugian bernilai fantastis tersebut tidak hanya bersumber dari terhentinya lini produksi, tetapi juga akumulasi dari hilangnya potensi pendapatan, biaya tenaga kerja yang terbuang, ongkos perbaikan darurat, hingga masalah akibat keterlambatan pemenuhan pesanan klien.

Hari Syah Agam selaku VP of Marketing Biznet Gio menjelaskan bahwa dalam lanskap bisnis modern, gangguan sistem tidak lagi sekadar urusan departemen TI, melainkan krisis yang mengancam urat nadi perusahaan. Ia menekankan pentingnya membangun lapisan redundansi agar operasional bisnis tidak lagi bergantung pada satu titik infrastruktur tunggal yang rawan lumpuh.

"Dalam lingkungan bisnis yang semakin mengandalkan sistem digital, downtime tidak lagi hanya berdampak pada sistem TI, tetapi juga pada keberlangsungan operasional perusahaan. Gio Hybrid Cloud Infrastructure membantu perusahaan membangun lapisan redundansi agar operasional tidak bergantung pada satu lingkungan infrastruktur," kata Hari, dalam keterangan yang diterima detikINET, Jumat (24/7/2026).

Merespons urgensi tersebut, Biznet Gio menggandeng lini produk Rainer Server dari Indo Mega Vision (IMV) untuk meluncurkan solusi GIO Hybrid Cloud Infrastructure. Solusi ini secara spesifik dirancang untuk mengamankan kontinuitas bisnis perusahaan di tengah ancaman gangguan teknis.




(asj/fay)

Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork