Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Samsung Dirikan Divisi Robotika, Mau Bikin Apa?

Samsung Dirikan Divisi Robotika, Mau Bikin Apa?


Virgina Maulita Putri - detikInet

 on January 12, 2017 in Seoul, South Korea. The independent counsel team investigating the peddling scandal involving South Korean President Park Geun-hye and her confidant Choi Soon-sil summoned Samsung Group Vice Chairman Lee Jae-yong for questioning on charges of perjury as he allegedly lied about the money Samsung donated to Choi through multiple channels in the parliamentary hearings last month.
Foto: Chung Sung-Jun/Getty Images
Jakarta -

Samsung mendirikan divisi baru bernama Robotics eXperience (RX) yang akan dipimpin oleh CEO TM Roh. Divisi ini akan menggabungkan seluruh upaya riset dan pengembangan robotika Samsung yang pernah ada.

Lee Dong-geon, yang bergabung dengan Samsung pada bulan Mei, akan menjabat sebagai kepala strategi divisi baru ini. Sebelum bergabung dengan Samsung, Lee memimpin tim strategi robotika di Hyundai, termasuk Boston Dynamics.

Divisi RX akan bermarkas di pusat riset dan pengembangan Samsung di Seoul. Namun, Samsung berencana membuka pusat pengembangan robotika di Amerika Serikat, Jepang, dan China untuk memanfaatkan keahlian warga setempat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rencana awal Samsung adalah mengembangkan robot untuk kebutuhan industri. Mereka ingin menggunakan robot canggih untuk otomatisasi di seluruh fasilitas manufakturnya sebagai fase uji coba sebelum menawarkan teknologi tersebut ke perusahaan lain.

Jika semuanya berjalan sesuai rencana, semua fasilitas manufaktur Samsung akan berubah menjadi 'pabrik otonom AI' pada tahun 2030, seperti dikutip dari GSM Arena, Kamis (23/7/2026).

ADVERTISEMENT

Samsung juga tertarik mengembangkan robot humanoid yang fisiknya mirip manusia. Menurut laporan Korea JoongAng Daily, Samsung berencana memproduksi robot humanoid mulai tahun ini.

Divisi RX Samsung juga kedatangan Kim Eui-gyeom, profesor Ajou University spesialis tangan dan manipulasi robotika. Samsung sudah memiliki Robotic Hand Labs yang kabarnya sudah mengembangkan teknologi tangan robot canggih yang masih dirahasiakan.

Selain itu, Samsung juga akan mendanai startup robotika serta menguatkan posisinya lewat merger dan akuisisi. Kebijakan ini sudah dimulai sejak tahun 2024, ketika Samsung menjadi pemegang saham mayoritas di startup Rainbow Robotics.

Didirikannya divisi RX menandakan keseriusan Samsung menggarap proyek AI fisik yang mulai dilirik sejumlah perusahaan teknologi. Pada bulan Februari, perusahaan robotika yang didirikan Alphabet digabungkan ke Google, dan OpenAI kabarnya sedang mengembangkan manifestasi fisik ChatGPT dalam bentuk speaker pintar.



(vmp/fay)






Hide Ads
LIVE