×
Ad

Duh, Pencuri Password Merajalela di Indonesia

Anggoro Suryo - detikInet
Senin, 18 Mei 2026 13:23 WIB
Foto: Getty Images/Witthaya Prasongsin
Jakarta -

Penjahat siber kini makin gencar mengincar ekosistem bisnis di kawasan Asia Tenggara. Laporan terbaru mengungkapkan bahwa Password Stealer (pencuri kata sandi) telah menjadi senjata utama para peretas untuk menyusup ke jaringan perusahaan secara diam-diam tanpa memicu alarm keamanan.

Berdasarkan data telemetri Kaspersky, sepanjang tahun 2025 telah terjadi peningkatan serangan password stealer sebesar 18% yang menargetkan pengguna bisnis di Asia Tenggara. Secara total, solusi keamanan Kaspersky mendeteksi dan memblokir lebih dari satu juta upaya serangan di kawasan ini.

Khusus untuk Indonesia, situasinya juga patut diwaspadai. Sebanyak 234.615 serangan password stealer terhadap perusahaan-perusahaan dalam negeri berhasil digagalkan pada tahun lalu.

Ancaman Serius bagi Ekosistem Bisnis

Password stealer adalah jenis malware yang secara spesifik dirancang untuk mencuri kata sandi dan informasi akun. Malware ini bekerja dalam senyap dengan mengekstrak kunci rahasia yang tersimpan di browser, menganalisis file cache dan cookie, hingga mencuri akses ke dompet aset kripto.

Kredensial yang berhasil dicuri kemudian dimanfaatkan peretas untuk berbagai aktivitas kejahatan tingkat lanjut, mulai dari pencurian dana finansial, pencurian identitas, pemerasan, hingga mengambil alih akun karyawan untuk melancarkan serangan yang lebih masif ke dalam server perusahaan.



Simak Video "Video: Hati-hati! Ini Tandanya Jika Akun Gmail Sudah Diretas"


(asj/fay)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork