Lenovo 'Campakkan' IBM
- detikInet
Taipei -
Lenovo, produsen komputer terbesar nomor empat dunia asal Cina berencana berhenti sepenuhnya memakai logo IBM, vendor komputer Amerika Serikat, dalam produknya. Tiga tahun lalu, Lenovo membeli divisi PC IBM dan berhak atas penggunaan merek IBM. Namun, Lenovo sekarang berkeinginan menghentikan pemakaian merek IBM ini setelah kondisi perusahaan mereka terus menapak maju."Kami sekarang adalah perusahaan yang sehat dan kuat. Salah satu tanda penting kemajuan ini adalah keputusan untuk mengalihkan sepenuhnya produk bermerek Think dari brand IBM menjadi brand Lenovo, dua tahun lebih awal dari yang direncanakan semula," demikian kata William Amelio, Chief Executive Lenovo.Lenovo memang pantas percaya diri dengan melihat kenaikan penjualan produknya menjadi sebesar US$ 4,4 miliar pada kuartal ketiga tahun 2007, naik 20 persen daripada periode yang sama tahun lalu. Jumlah keuntungan mereka juga naik 178 persen.Meski terus mencatat hasil memuaskan, tak urung Lenovo saat ini telah kehilangan posisinya dari peringkat ketiga produsen komputer terbesar dunia setelah tergusur vendor komputer Taiwan, Acer. Hal ini salah satunya disebabkan keberhasilan Acer membeli perusahaan komputer Gateway dan Packard Bell yang semakin memperkuat posisinya.Namun terlepas dari turunnya posisi Lenovo, Yang Yuanqing chairman Lenovo menyatakan bahwa perusahaan ini mulai memasuki apa yang diklaimnya sebagai 'fase baru pertumbuhan keuntungan' yang terus melonjak. "Kami akan terus bergerak untuk mengantisipasi pertumbuhan industri komputer baik di Cina maupun negara berkembang yang lain," tandas Yang seperti dikutip detikINET dari VNunet, Senin (5/10/2007).
(fyk/fyk)