Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Meta Akan PHK Ratusan Karyawan di Divisi Metaverse

Meta Akan PHK Ratusan Karyawan di Divisi Metaverse


Virgina Maulita Putri - detikInet

Facebook employees take a photo with the companys new name and logo outside its headquarters in Menlo Park, Calif., Thursday, Oct. 28, 2021, after the company announced that it is changing its name to Meta Platforms Inc. (AP Photo/Tony Avelar)
Foto: AP/Tony Avelar
Jakarta -

Meta kabarnya akan kembali melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK). Kali ini divisi yang dipangkas adalah Reality Labs, tim yang bertugas mengerjakan produk untuk metaverse.

Menurut laporan The New York Times, Meta akan memangkas sekitar 10% karyawan di tim Reality Labs. Divisi ini memiliki sekitar 15.000 karyawan, yang artinya hingga 1.500 karyawan Reality Labs terancam kena PHK.

PHK kali ini hanya berdampak pada sebagian kecil dari seluruh tenaga kerja Meta yang berjumlah 78.000 orang. Namun langkah ini diperkirakan akan berdampak pada mereka di unit metaverse yang mengerjakan headset virtual reality (VR) dan media sosial berbasis VR.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Andrew Bosworth, Chief Technology Officer Meta yang mengawasi divisi Reality Labs, menjadwalkan pertemuan pada Rabu besok dan meminta karyawan untuk hadir secara langsung.

Bosworth mengatakan rapat itu adalah pertemuan paling penting tahun ini, tapi tidak memberikan penjelasan lebih lanjut, seperti dikutip dari The New York Times, Selasa (13/1/2026).

ADVERTISEMENT

Metaverse dulunya merupakan proyek mercu suar CEO Mark Zuckerberg sejak mengakuisisi Oculus, startup virtual reality, pada tahun 2014. Zuckerberg bahkan mengubah nama Facebook menjadi Meta pada tahun 2021 sebagai simbol ambisinya tersebut.

Namun, divisi Reality Labs terus merugi. Kuartal lalu, divisi ini mencatat kerugian sebesar USD 4,4 miliar dengan penjualan sebesar USD 470 juta. Sejak tahun 2020, divisi Reality Labs mencatatkan total kerugian sebesar USD 70 miliar.

Kini Zuckerberg mengalihkan fokusnya dari metaverse ke AI. Tahun lalu, Zuckerberg memerintahkan eksekutif Meta memangkas anggaran mereka untuk tahun 2026, sementara ia mengucurkan miliaran dolar untuk riset AI.

Di tengah persaingan Meta dengan perusahaan AI lainnya seperti OpenAI dan Google, Zuckerberg menambah anggaran untuk TBD Lab, unit riset rahasia di Meta yang bertujuan untuk membangun sistem AI super cerdas.

Kabar PHK di divisi Reality Labs tidak begitu mengejutkan, mengingat bulan lalu Bloomberg mengabarkan bahwa Meta berencana memangkas anggaran metaverse hingga 30%.

Raksasa media sosial ini berencana mengalokasikan ulang sebagian anggaran dari produk virtual reality ke anggaran untuk divisi wearable, yang mengembangkan kacamata pintar dan perangkat komputasi lainnya.




(vmp/vmp)





Hide Ads