Wawancara Khusus
NTT Communication: Gempa Ubah Mental Konsumen
- detikInet
Jakarta -
Bencana gempa yang mengguncang Taiwan di penghujung tahun lalu membawa perubahan pada mental konsumen. Tetsuro Mikami, Regional CEO, NTT Communications Asia Pacific mengungkapkan, konsumen kini jadi lebih mementingkan reliabilitas jaringan dan cenderung tidak terlalu sensitif dengan perbedaan harga."Saat jaringan terputus pasca gempa Taiwan, banyak yang merasakan dampaknya terhadap produktivitas. Hilang satu menit sama dengan rugi ribuan dolar," ujarnya saat berbincang dengan detikINET, Jumat (23/3/2007). Dalam perbincangan, Mikami ditemani oleh President Director NTT Indonesia Hiroyushi Matsumoto, Network Division Manager NTT Indonesia Wendra Natasendjaja dan Carrier Relation Manager NTT Indonesia Hariyanto.Dalam kondisi seperti itu, ungkap Mikami, konsumen tidak lagi mementingkan perbedaan harga. "Sedikit lebih mahal tidak masalah, yang penting mereka mendapatkan layanan yang handal dan tangguh. Itu yang mereka utamakan," tuturnya.NTT Communications, adalah perusahaan penyedia jasa infrastruktur telekomunikasi dan Integrated IT Solutions asal Jepang, yang merupakan bagian dari Nippon Telegraph and Telephone (NTT) Group. Perusahaan yang telah mendirikan subsidiarinya di Indonesia dalam dua tahun ini, juga merasakan dampak gempa Taiwan.Saat link Internasionalnya terputus oleh gempa, Mikami mengaku dapat mengupayakan proses routing hanya dalam waktu satu hari. "Kita ambil hikmahnya dari kejadian itu. Setelah gempa kita berhasil mendapatkan 50 kontrak baru dalam waktu tiga bulan," ungkapnya.Apa yang membuat NTT dapat melakukan pemulihan dengan cepat? "Ini sebenarnya rahasia," ujarnya. Namun setelah didesak lebih lanjut, Mikami pun membeberkan rahasianya. "Kami mengandalkan basis pelanggan kita yang besar, serta hubungan baik dengan para mitra penyedia jaringan. Ketika ada banyak dari kustomer kita yang meminta routing, kami bisa diutamakan," ujarnya.Selain jaringan yang tangguh, Mikami juga mengungkap "resep" lain dalam memuaskan pelanggannya. "Kami memiliki customer support yang bagus dan akurasi sistem billing. Banyak konsumen yang happy jika sistem billing-nya akurat, jangan ada selisih satu sen pun," paparnya.
(nks/dbu)