Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Setelah 10 Tahun
AMD Baru Berani Ngantor di Indonesia
Setelah 10 Tahun

AMD Baru Berani Ngantor di Indonesia


- detikInet

Jakarta - Meski telah lebih dari sepuluh tahun berkecimpung di pasar prosesor Indonesia, Advanced Micro Devices (AMD) akhirnya baru berani membuka kantor perwakilannya di tanah air tahun ini.Regional Sales Manager AMD untuk ASEAN Ryan Sim Lim Chen mengatakan, hal ini merupakan salah satu strategi AMD dalam mengoptimalkan pangsa pasar Indonesia yang dijadikan sebagai sasaran utama dalam meningkatkan pendapatan di kawasan Asia Tenggara untuk 2007. "Kami yakin kompetisi akan semakin ketat dan Intel sebagai pesaing kami juga semakin tangguh, tentunya hal ini akan menjadi sesuatu yang bagus untuk konsumen," tutur Ryan, saat konferensi pers pembukaan kantor AMD Indonesia di Wisma BNI 46 Jakarta, Rabu (21/3/2007).Sementara itu, untuk memimpin misi pengembangan jaringan bisnis dan hubungan kepada pelanggan dan partner di Indonesia, AMD mendapuk Dommy Arnanta sebagai country manager. Menurut Dommy, pembukaan kantor baru ini sekaligus untuk menjawab pertanyaan dari kalangan pelanggan AMD yang selalu mempertanyakan kehadiran perusahaannya untuk memberikan layanan yang terbaik bagi pelanggan.Lalu ketika ditanyakan kenapa baru sekarang perusahaannya membuka cabangnya di Indonesia? Dommy menjawab, ini lebih karena mempertimbangkan momentum serta kesiapan AMD. "Lebih baik telat daripada tidak sama sekali," ujarnya.Tingkatkan Kontribusi Setelah pembukaan kantor barunya di sini, kantor pusat AMD langsung menargetkan peningkatan kontribusi dari pasar Indonesia untuk kawasan Asean dan Australia. Padahal sebelumnya hanya mencapai 20 persen."Dari headquarter maunya kita bisa memberi kontribusi lebih dari 30 persen di tahun ini, tapi itu juga cukup lah, mereka (kantor pusat-red) juga tidak tinggi-tinggi maunya," tambah Dommy.Tiap tahun pencapaian yang didapat AMD bisa dibilang cukup memuaskan. Menurut IDC, dilihat dari pendapatan yang diterima pada tahun 2006 pangsa pasar AMD di industri prosesor Indonesia telah mencapai 12 persen. Jumlah ini meningkat sebanyak dua digit dari tahun 2005 yang hanya mendapat porsi kue pasar 5 sampai 6 persen. Hal ini tentunya harus dijadikan suatu tanda bagi Intel untuk segera meredam perkembangan pesaingnya tersebut, jika tidak ingin posisi mereka sebagai pemuncak industri prosesor semakin terkikis. (ash/ash)





Hide Ads