Arwin Rasyid Tak Betah di Telkom, Indosat Menantinya
- detikInet
Jakarta -
Dirut Telkom Arwin Rasyid mengajukan surat pengunduran diri. Ia tak lagi betah duduk di kursi panas BUMN itu. Perkelahian di Telkom membuatnya capek. Keluhannya sudah sampai ke telinga Presiden SBY. Arwin disebut-sebut akan ditunjuk sebagai Dirut Indosat.Desas-desus soal Arwin itu sudah beredar sejak Kamis (25/1/2007). Jumat (26/1/2007), kabar itu kian santer berhembus. Lantai bursa diwarnai bisik-bisik soal Arwin. Istana, Kantor Meneg BUMN, bahkan Arwin sendiri, sayangnya, belum bisa dikonfirmasi.Bahwa Arwin sudah tak betah di Telkom, sebenarnya bukan lagi rahasia umum. Sepak terjangnya mengubah kultur BUMN gemuk itu menjadi perusahaan yang berorientasi pada konsumen dan meluruhkan sifat monopolistisnya, tak sepenuhnya jalan.Ganjalan dari dalam sangat tajam. Serikat Karyawan (Sekar) Telkom pernah menuntutnya agar Arwin diganti. Beberapa orang di direksi Telkom secara tajam bersimpang jalan dengannya. Bahkan Preskom Telkom, Tanri Abeng pun secara terbuka menunjukan ketidakcocokannya dengan Arwin. Mereka menuduh, Arwin tak becus memimpin Telkom.Perkelahian di dalam itu menyebabkan banyak program Telkom yang terhambat. Salah satu contohnya adalah soal Speedy. Layanan internet broadband dari Telkom itu terkesan malas turun harga. Padahal, dalam berbagai kesempatan, Arwin mengatakan, tarif Speedy akan turun. Patokannya adalah tarif broadband di negeri tetangga, seperti Singapura ataupun Vietnam. Murah meriah."Arwin akhirnya capek," begitulah akhirnya sebuah sumber di Kementerian Meneg BUMN buka suara. Pada awal Januari 2007 lalu, Arwin, menurut sumber itu, menyampaikan keluhannya kepada Presiden SBY. Keluhannya itu disampaikan via surat pribadi ke SBY. Di surat itu, Arwin juga menyampaikan keinginannya untuk mengundurkan diri sebagai Dirut Telkom.SBY rupanya belum bersikap. SBY disebut-sebut masih percaya dengan Arwin. RUPS Luar Biasa Telkom, yang mestinya digelar Jumat 26 Januari 2007, diundur menjadi 28 Februari 2007. Apakah Arwin benar benar mundur dari Telkom? Ataukah justru Tanri Abeng yang akhirnya malah dilengserkan? Masih ada waktu sebulan.Namun, Arwin, disebut-sebut sudah patah arang dengan Telkom. Info terakhir, Arwin dikabarkan lebih memilih pinangan Indosat. Posisi Dirut Indosat memang masih lowong.
(qom/bdi)